Rahasia Warna Cemerlang: Panduan Memilih Pakan Terbaik untuk Ikan Cupang

Ikan cupang (Betta splendens) adalah karnivora sejati. Di habitat aslinya, mereka memangsa larva serangga, kutu air, dan krustasea kecil. Untuk menjaga keindahan sirip dan ketajaman warnanya di dalam akuarium, pemberian nutrisi yang tepat adalah kunci utama yang tidak boleh diabaikan untuk pertumbuhan ikan cupang. Secara umum, pakan ikan cupang dibagi menjadi tiga kategori utama:
Pakan Alami (Pakan Hidup)
Ini adalah pilihan terbaik karena mengandung protein tinggi dan merangsang insting berburu ikan cupang, antara lain:
– Jentik Nyamuk (Ncet): Pakan paling populer di Indonesia. Sangat baik untuk pertumbuhan tulang dan kekuatan tubuh.
– Kutu Air (Daphnia & Moina): Pakan wajib untuk mempercantik warna dan sangat bagus untuk burayak (anak ikan) karena ukurannya yang kecil.
– Cacing Darah (Bloodworm): Sangat disukai cupang, namun sebaiknya diberikan sebagai selingan karena kandungan lemaknya cukup tinggi.
– Cacing Sutra: Sangat baik untuk mempercepat pertumbuhan ukuran tubuh ikan, namun pastikan kondisinya bersih agar tidak membawa penyakit.
Pakan Beku (Frozen Food)
Jika sedang kesulitan untuk mencari pakan hidup setiap hari, maka bisa mengganti dengan alternatif pakan beku untuk solusinya. Biasanya berupa cacing darah atau kutu air yang dibekukan. Nutrisinya tetap terjaga, lebih higienis, dan praktis karena bisa disimpan di dalam freezer.
Pakan Buatan (Pelet)
Pelet adalah pilihan paling praktis. Namun, jangan sembarang memilih pelet. Pilihlah dengan ketentuan :
– Pilihlah pelet dengan kandungan protein minimal 40%.
– Pastikan ukuran pelet sesuai dengan bukaan mulut ikan (biasanya ukuran micro pellet).
– Pelet berkualitas tinggi biasanya mengandung spirulina atau astaxanthin untuk merangsang pigmen warna ikan.
Tips Pemberian Makan yang Benar Kepada Ikan Cupang
Pemberian makan yang salah seringkali menjadi penyebab utama kematian dari ikan cupang. Ikuti aturan sederhana ini agar pertumbuhan iakan cupang lebih menawan:
– Sedikit tapi Rutin: Lebih baik memberi makan 2 kali sehari dalam porsi kecil daripada 1 kali sehari dalam porsi besar.
– Aturan 2 Menit: Berikan pakan secukupnya yang bisa dihabiskan dalam waktu kurang dari 2 menit.
– Segera Bersihkan Sisa Makanan: Sisa makanan yang membusuk di dasar akuarium akan menghasilkan amonia yang beracun bagi ikan.
– Variasi Menu: Jangan hanya memberikan satu jenis pakan. Selang-seling antara pelet dan pakan hidup agar nutrisinya seimbang.