Ikan Cupang Betina: Lebih dari Sekadar Pendamping dalam Budidaya

Dalam dunia hobi ikan hias, ikan cupang jantan seringkali mendapatkan panggung utama karena siripnya yang menjuntai dan warnanya yang mencolok. Namun, ikan cupang betina memiliki keunikan dan peran yang tidak kalah penting. Selain sebagai kunci utama dalam keberhasilan budidaya, cupang betina kini mulai banyak diminati untuk dipelihara dalam kelompok karena karakternya yang berbeda.
Ciri-Ciri Fisik Ikan Cupang Betina
Yang membedakan jantan dan betina sangat penting, terutama bagi pemula yang ingin mencoba mengawinkannya. Berikut adalah ciri khas betina, yakni:
*Tubuh yang Lebih Gempal: Secara umum, tubuh betina lebih pendek dan berisi (bulat) dibandingkan jantan yang cenderung ramping.
*Sirip Lebih Pendek: Tidak seperti jantan yang memiliki sirip ekor (caudal) dan dasi (ventral) yang panjang, betina memiliki sirip yang lebih minimalis.
*Titik Putih (Egg Spot): Di bagian bawah perut, dekat sirip anal, terdapat titik putih kecil seperti butiran garam. Ini adalah saluran keluarnya telur (ovipositor).
*Warna yang Lebih Lembut: Meski sekarang sudah banyak betina jenis Fancy atau Koi yang berwarna cerah, secara alami warna betina biasanya tidak sepekat ikan jantan.
Fenomena “Betta Sorority”
Salah satu kelebihan memelihara ikan cupang betina adalah mereka bisa dipelihara bersama dalam satu wadah, yang dikenal dengan istilah Betta Sorority.Berbeda dengan jantan yang akan bertarung hingga mati jika disatukan, beberapa ekor betina (biasanya minimal 5 ekor) dapat hidup berdampingan dalam akuarium besar yang memiliki banyak tanaman pelindung. Meskipun tetap ada hierarki kekuasaan, mereka cenderung lebih toleran dibandingkan sang jantan.
Bagaimana Memilih Indukan Yang Berkualitas
Jika tujuan Anda adalah untuk budidaya, memilih betina tidak boleh sembarangan. Berikut adalah kriteria betina yang “siap dikawinkan”:
* Full Telur: Perut ikan terlihat buncit dan jika dilihat dari atas, sisi kiri dan kanan perut tampak melebar.
* Usia Matang: Usia ideal adalah 4 hingga 7 bulan. Betina yang terlalu muda seringkali gagal menjaga telurnya atau menghasilkan burayak yang lemah.
* Garis Vertalis: Pada beberapa jenis cupang (terutama warna dasar gelap), akan muncul garis-garis vertikal di tubuhnya saat ia merasa tertarik pada jantan.
* Lincah dan Sehat: Pastikan ikan aktif bergerak dan tidak memiliki cacat fisik pada tubuh atau siripnya.
Perawatan Pasca Pemijahan
Setelah proses kawin selesai, peran betina berakhir karena tugas menjaga telur diambil alih sepenuhnya oleh jantan. Sangat penting untuk segera mengangkat betina dari wadah pemijahan. Hal ini dilakukan karena ikan jantan akan menjadi sangat protektif dan cenderung menyerang betina demi melindungi telur-telurnya.