Waktu Panen Jamur Tiram
Panen jamur tiram dilakukan ketika ukuran tudung jamur sudah cukup besar dan belum terlalu mekar. Umumnya jamur dapat dipanen sekitar 3–4 minggu setelah pembukaan baglog, tergantung kondisi lingkungan dan perawatan yang diberikan. Memanen pada waktu yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas jamur. Jika terlambat dipanen, jamur akan terlalu tua sehingga teksturnya menjadi kurang baik dan daya simpannya berkurang. Oleh karena itu, petani perlu melakukan pengamatan secara rutin agar dapat menentukan waktu panen yang tepat dan menghasilkan produk yang berkualitas.
Cara Memanen Jamur Tiram
Proses panen jamur tiram harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak media tanam maupun calon jamur yang masih tumbuh. Jamur dipanen dengan cara mencabut seluruh rumpun hingga ke pangkalnya. Setelah dipanen, sisa akar jamur yang menempel perlu dibersihkan agar tidak menjadi sumber penyakit. Penggunaan tangan yang bersih atau alat panen yang higienis juga penting untuk menjaga kualitas hasil panen. Dengan teknik panen yang benar, baglog dapat tetap produktif dan menghasilkan panen berikutnya dengan baik.

Penanganan Setelah Panen
Setelah dipanen, jamur tiram harus segera dibersihkan dan dipisahkan dari bagian yang rusak. Jamur kemudian disimpan dalam wadah yang bersih dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Penyimpanan pada suhu dingin dapat membantu mempertahankan kesegaran jamur lebih lama. Penanganan pascapanen yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas produk hingga sampai ke tangan konsumen. Dengan kualitas yang baik, nilai jual jamur tiram juga akan meningkat sehingga memberikan keuntungan yang lebih besar bagi petani.

