Setiap produk sukses pasti punya cerita inspiratif di baliknya, begitu juga dengan Cikimakmur.
Siapa sangka, camilan renyah yang kini jadi favorit banyak orang ini awalnya lahir dari dapur sederhana di Desa Dermolo, Jepara?
Pemiliknya, Mak Suri, memulai usaha kecil dengan modal pas-pasan dan tekad kuat. Ia ingin menciptakan makanan ringan yang enak, terjangkau, dan bisa dinikmati semua kalangan. Dari situ lahirlah Cikimakmur, camilan ciki dengan rasa khas yang diolah dari bahan-bahan lokal berkualitas.
Awalnya, Mak Suri hanya menjual ke tetangga dan warung sekitar desa. Namun karena cita rasanya yang gurih dan unik, penjualan mulai meningkat pesat. Tak butuh waktu lama, Cikimakmur mulai dikenal di luar daerah. Sekarang, produknya bahkan sudah bisa ditemukan di minimarket, toko kelontong, dan berbagai toko online di wilayah Jepara dan sekitarnya.
Keberhasilan Cikimakmur bukan hanya soal rasa, tapi juga soal komitmen terhadap kualitas dan kejujuran dalam produksi.
Setiap bungkus Cikimakmur melewati proses penggorengan yang tepat, pengemasan higienis, dan bumbu racikan khas yang membuatnya berbeda dari ciki lain di pasaran.
Selain itu, usaha ini juga membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar. Beberapa tetangga ikut membantu dalam proses produksi, pengemasan, hingga distribusi. Dengan cara ini, Mak Suri benar-benar membuktikan bahwa dari usaha kecil pun bisa membawa manfaat besar bagi masyarakat.