Letak geografis yang berada di ketinggian ini, membuat Desa Telemung cocok untuk tanaman kopi. Baik arabika maupun robusta.
Nah, salah satu rahasia rasa kopi lanang made in Desa Telemung Banyuwangi ini adalah dari segi geografis.
Semua perkebunan warga menghadap ke timur. Sehingga mendapat sinar matahari awal yang cukup.
Hal ini karena di sebelah timur Banyuwangi terdapat laut Selat Bali dan mendapat luapan air garam pada siang hari.
Sementara jika malam hari, tanaman kopi Banyuwangi akan mendapat tiupan uap belerang dari Kawah Ijen. Keasaman itu muncul kalau ditanam di atas seribu meter.Saat musim panen kopi tiba, masyarat Desa Telemung hanya memetik buah kopi yangg paling merah dan matang.
Hal ini untuk mendapatkan biji kopi terbaik yang akan disajikan untuk penikmat kopi.

