Ikan Asin Japuh
Asal Usul
Ikan japuh (Dussumieria acuta) adalah ikan pelagis kecil yang hidup bergerombol di perairan dekat pantai. Dikenal juga sebagai ikan tandipang, ikan ini sering diolah menjadi ikan asin atau ikan asap yang gurih dan populer sebagai lauk tradisional. Ikan Asin Japuh adalah produk olahan ikan tradisional Indonesia yang berasal dari ikan japuh (Dussumieria acuta), sejenis ikan laut kecil dari famili Clupeidae (keluarga ikan sarden/herring).

Nilai gizi:
Kaya protein, kalsium, dan fosfor — meski kandungan natriumnya tinggi karena proses penggaraman.
Karakteristik ikan asin japuh:
- Rasa asin yang kuat dan gurih
- Aroma khas ikan asin yang tajam
- Tekstur kering dan agak keras setelah dikeringkan
- Warna kecokelatan setelah proses pengeringan
Ciri-ciri ikan japuh segar:
- Ukuran kecil, panjang sekitar 10–20 cm
- Tubuh ramping, sisik mengkilap keperakan
- Banyak ditemukan di perairan tropis, termasuk laut Jawa dan sekitarnya
Proses pembuatan:
Ikan dijamur atau direndam dalam larutan garam pekat, lalu dijemur di bawah sinar matahari selama beberapa hari hingga kadar airnya berkurang dan teksturnya mengeras.
