Konsep Energi pada Kompor Gas
Secara ilmiah, aliran energi pada kompor gas dapat dijelaskan sebagai berikut:
Energi kimia (LPG) → Energi panas (api) → Energi termal pada panci → Energi termal pada makanan.
Dengan demikian, fungsi utama kompor gas bukan sekadar menghasilkan api, tetapi mengubah energi kimia menjadi energi panas secara efisien dan terkendali agar dapat dimanfaatkan dalam proses memasak.

Faktor yang Menentukan Efisiensi Kompor
Efisiensi kompor gas dipengaruhi oleh:
- Desain burner.
- Tekanan gas yang stabil.
- Rasio campuran gas dan udara.
- Ukuran panci yang sesuai dengan diameter api.
- Kebersihan burner dan nozzle.
- Material panci yang digunakan.

Dasar Keselamatan
Dari sudut pandang ilmiah, risiko utama penggunaan kompor gas bukan berasal dari gas itu sendiri, melainkan dari kebocoran dan pembakaran yang tidak sempurna. Oleh karena itu, sistem kompor modern dirancang dengan memperhatikan keamanan melalui penggunaan regulator, katup, selang berstandar, serta ventilasi yang memadai untuk memastikan pembakaran berlangsung optimal.

